Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username : sekolahdemopijar@gmail.com
Password : sekolahdemo

GURU
Username : guru1@gmail.com
Password : gurudemo

SISWA
Username : 30170521
Password : siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

Blended Learning dan E- learning Memiliki Perbedaan?

perbedaan blended learning dan e-learning

Pijar Sekolah – Dalam artikel ini akan dijelaskan kembali sebelumnya tentang apa itu e-learning, manfaat e-learning, dan fungsinya untuk proses belajar siswa. Untuk menghindari kesalahpahaman bahwa blended learning  sama dengan e-learning, di bawah ini akan dibahas mengenai poin utama yang membedakan antara blended learning dengan e-learning.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, blended learning adalah suatu proses pembelajaran hybrid yang dapat menambah keragaman dan kesenangan dalam interaksi siswa di kelas. B- learning bukan satu-satunya pilihan jika siswa e-learning hanya dapat mengikuti materi secara online. Contohnya, dalam melihat materi berbentuk video,  tidak adanya interaksi antara pendidik dan siswa dalam e-learning. Pembelajaran blended learning artinya terdapat interaksi dua arah. Artinya B- learning merupakan fasilitas pendukung bagi guru dan siswa untuk memperlancar proses tersebut.

Perbedaan E-learning dan Blended Learning

Berikut terdapat dua perbedaan e learning dan blended learning yang pada umumnya membedakan antara blended learning dan e learning.

1. Tempat berlangsungnya proses belajar 

Teknologi bertindak sebagai sebuah buku, yang diubah menjadi format digital melalui materi dalam format teks, audio, dan video. Dengan metode e-learning ini, siswa dapat mengambil pelajaran di mana saja dan  memilih waktu favorit mereka, tetapi tidak untuk B-learning sebagai perbandingan, seperti format yang menyatukan siswa dengan gaya belajar yang berbeda untuk mencapai gaya mengajar yang lebih baik. Di sini, bahkan siswa dapat memilih manfaat saluran sesuai dengan selera mereka. 

2. Mempunyai pengalaman dalam proses pendidikan

Metode pembelajaran berbasis blended learning mencakup formula pembelajaran yang diambil sebagai contoh 85/20/16. Dari jumlah tersebut, 65% metode pembelajaran dilakukan secara interaktif dengan sekelompok siswa atau melalui tugas-tugas yang harus diselesaikan, 20%  untuk pembelajaran online dan 15% untuk pembelajaran formal/tradisional.

Karena metode pembelajaran yang berbeda  dan  interaksi yang lama, mahasiswa di sini tidak hanya memiliki pengalaman  teori yang berbeda, tetapi juga cenderung mempraktikkan penerapan teori yang mereka terima karena materinya berasal dari  luar universitas. Akibatnya, teori yang diperoleh tidak lagi memenuhi harapan siswa sebelumnya. Ini tidak berarti bahwa semua e-learning itu buruk, tetapi bagaimana layanannya sesuai dengan harapan siswa. 

3. Kegunaan dalam proses belajar

Dalam hal kegunaan, B- learning memiliki aplikasi yang cocok untuk jangka panjang seperti: membantu siswa menjadi lebih mempersiapkan untuk menghadapi dunia nyata setelah lulus untuk organisasi; pelatihan kepemimpinan, serta memperkuat keterampilan taktis, latihan interaktif, dan dukungan untuk metode pembelajaran yang lebih gratis.

Bagaimana Perkembangan E-learning dan Blended Learning

Karena perkembangan teknologi yang pesat, sistem pendidikan Indonesia lebih unggul dan canggih dari negara lain. Sistem pendidikan berkembang menjadi sistem digital murni, tidak hanya menggunakan yang tradisional. Pada awalnya proses pendidikan dan pembelajaran hanya dilakukan di dalam kelas, namun kini proses pendidikan dan pembelajaran tidak terikat  ruang dan waktu. Sistem pendidikan  digital saat ini menciptakan metode pembelajaran: pembelajaran campuran dan pembelajaran elektronik.

Metode e-learning dan B- learning populer untuk pelajar Indonesia. E-learning atau blended learning adalah metode pembelajaran dari pendidikan dan proses kegiatan pembelajaran memakai media online dan mengakses materi dengan internet dalam proses pendidikan dan pembelajaran. B- learning kini menjadi metode proses belajar mengajar yang memadukan, memadukan dan mengintegrasikan sistem pendidikan tradisional dengan sistem digital murni. 

E-Learning dan B- learning memiliki persamaan dalam proses belajar mengajar karena menggunakan komputer dan internet sebagai perantara. Namun, e-learning adalah metode pembelajaran yang berbeda. Teknik e-learning tidak berinteraksi dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan metode blended learning, dialog langsung menjadi mungkin dalam bentuk percakapan langsung dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Sebelum metode blended learning, sudah ada metode yang sangat terkenal yaitu e-learning

Namun, masih banyak kendala untuk implementasi dan e-learning saja terbukti tidak memadai. Dalam e-learning, tidak ada interaksi dalam proses pembelajaran. Proses pendidikan dan pembelajaran tentunya membutuhkan suatu sistem yang dapat menjalankan proses tersebut secara dua arah.

Kami tentu membutuhkan umpan balik untuk meningkatkan dan menyempurnakan hasil belajar kami. Sementara e-learning menyediakan banyak materi, hal itu mengurangi efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran kapan saja, di mana saja. B- learning dirancang untuk meningkatkan cara e-learning dilakukan. E-learning dan B- learning dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan pendidikan Indonesia dalam hal pemerataan pendidikan  Indonesia. Proses pembelajaran menggunakan e-learning telah diketahui dan dikenalkan ke dalam sistem edukasi di Indonesia dan ditingkatkan menjadi blended learning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *