Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username : sekolahdemopijar@gmail.com
Password : sekolahdemo

GURU
Username : guru1@gmail.com
Password : gurudemo

SISWA
Username : 30170521
Password : siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

Perpustakaan : Panduan lengkap, Pengertian, Peraturan, dan Implementasi

Perpustakaan memiliki banyak sinonim ataupun istilah yang kurang lebih sama baik dari penyebutan perpustakaan secara fisik maupun digital untuk mempermudah pemahaman berikut beberapa istilah terkait dengan perpustakaan :

 

Pengertian Perpustakaan

Pengertian Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui berbagai cara interaksi pengetahuan.

Perpustakaan memiliki beberapa sinonim seperti taman bacaan, bibliotek dan juga taman pustaka.

Untuk lebih tau mengenai pengertian Perpustakaan, anda dapat membaca Pengertian Perpustakaan menurut para ahli

 

Pengertian digilib, digital library, E-Library, perpustakaan online, perpustakaan digital, Perpus Digital, perpustakaan maya, dan perpustakaan virtual

 

Digilib merupakan singkatan dari “digital library” yang jika ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti perpustakaan digital, perpustakaan digital ini juga sering disingkat menjadi perpus digital.

Digital library memiliki sinonim dalam Bahasa inggris yaitu E-Library atau Electronic library maupun virtual library yang di artikan dalam Bahasa Indonesia adalah perpustakaan elektronik, perpustakaan virtual atau perpustakaan maya. 

Di Indonesia perpustakaan digital sering disebut sebagai perpustakaan online karena perpustakaan tersebut dapat diakses secara online melalui jaringan internet tanpa harus mendatangi perpustakaan secara fisik.

Setelah mengetahui berbagai sinonim dari perpustakaan digital di atas, maka dapat diambil satu pengertian bahwa perpustakaan digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses objek informasi tersebut melalui perangkat digital.

 

Perpustakaan nasional

Perpustakaan nasional adalah perpustakaan yang merupakan lembaga pemerintah non kementerian dengan tujuan untuk menyimpan segala informasi yang ada pada negara tersebut sehingga informasi tersebut terjaga kelestariannya.

Ipusnas adalah aplikasi perpustakaan digital yang dimiliki oleh perpustakaan nasional Indonesia, ipusnas online dapat didownload dan diakses secara gratis di https://ipusnas.id/

 

Perpusda / perpustakaan daerah

Perpusda adalah singkatan dari perpustakaan daerah atau perpustakaan milik pemerintah daerah yang berada pada tiap kabupaten atau kota, Perpusda didirikan dengan tujuan sebagai penggerak terciptanya budaya baca tulis dan juga melestarikan serta mengharga bahan bacaan di daerah tersebut semisal cerita dongeng daerah 

Salah satu contoh perpusda adalah perpustakaan umum DKI Jakarta yang berada pada daerah kuningan karet Jakarta. Perpustakaan umum DKI Jakarta ini juga mengeluarkan Digital library berbentuk website dan aplikasi yang dapat diakses di https://ijakarta.id/ 

 

Pengertian Pustakawan

 

pustakawan adalah sebutan untuk orang yang bekerja di perpustakaan yang memiliki kompetensi melalui Pendidikan ataupun pelatihan kepustakawanan yang bertugas untuk mencari, mengumpulkan, mengelola, menjaga dan mengatur informasi yang terdapat di perpustakaan.Pada sebagian orang yang tidak mengenal istilah pustakawan biasanya mereka sering menyebut sebagai penjaga perpustakaan ataupun petugas perpustakaan 

 

Jenis Jenis Perpustakaan

 

Dalam Undang-Undang RI No. 43 tahun 2007 Pasal 20 disebutkan bahwa Perpustakaan terdiri atas: 

 

  1. Perpustakaan Nasional
  2. Perpustakaan Umum 
  3. Perpustakaan Sekolah/Madrasah
  4. Perpustakaan Perguruan Tinggi
  5. Perpustakaan Khusus.

 

Sedangkan jenis perpustakaan yang diakses secara elektronik disebut dengan perpustakaan digital.

Untuk mendownload silahkan klik UU RI no 43 tahun 2007 tentang perpustakaan

 

Standar nasional perpustakaan 

Standar nasional perpustakaan digunakan oleh Lembaga perpustakaan sebagai acuan penyelenggaraan, pengelolaan dan pengembangan perpustakaan, standar nasional perpustakaan terdiri atas: 

  1. standar koleksi perpustakaan  

  2. standar sarana dan prasarana 

  3. standar pelayanan perpustakaan

  4. standar tenaga perpustakaan

  5. standar penyelenggaraan

  6. standar pengelolaan

 

Sistem Pelayanan Perpustakaan 

Layanan perpustakaan adalah pemberian informasi yang dapat berupa buku, literatur ataupun bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan kepada pengunjung perpustakaan oleh pustakawan.

Pelayanan perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila sistem pelayanan yang digunakan tepat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna perpustakaan. 

 

Ada 3 sistem pelayanan perpustakaan, yaitu:

 1. Sistem Pelayanan Terbuka (Open Access)

Sistem Pelayanan ini memberikan kebebasan kepada pengguna perpustakaan untuk mencari dan menemukan secara langsung koleksi perpustakaan dan sumber informasi yang diperlukan. Tujuan sistem pelayanan terbuka adalah memberikan kebebasan kepada pengguna perpustakaan untuk mendapatkan koleksi seluas-luasnya, tidak hanya sekedar membaca-baca, tetapi juga mengetahui berbagai alternatif pilihan koleksi yang ada di rak, yang kira-kira dapat mendukung penelitiannya atau memenuhi kebutuhan informasinya. Sistem pelayanan terbuka biasanya diterapkan di perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan perguruan tinggi.

2. Sistem Pelayanan Tertutup (Close Access)

Sistem pelayanan tertutup, pengguna perpustakaan tidak boleh secara langsung mencari dan mengambil koleksi dari rak. Pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan yang akan mencarikan dan mengumpulkan koleksi dari rak. Dengan menggunakan sistem ini, pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan akan lebih sibuk bekerja karena harus bergerak terus mencari koleksi yang diperlukan pengguna perpustakaan di rak, terlebih pada saat pengguna perpustakaan banyak berkunjung, misalnya saat menjelang ujian siswa dan mahasiswa. Pada saat-saat seperti itu, banyak sekali pengguna perpustakaan yang mencari koleksi dan memerlukan bantuan pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan menelusur informasi yang mereka butuhkan. Penerapan sistem pelayanan tertutup mengharuskan pengguna perpustakaan mencari dan mencatat data bibliografis serta nomor panggil koleksi yang ia butuhkan. Pencarian dan penelusuran data bibliografis tersebut dapat menggunakan berbagai sarana temu kembali informasi, seperti: katalog, indeks, bibliografi, dan sebagainya

3. Sistem Pelayanan Campuran (Mixed Access)

Pada sistem pelayanan campuran (mixed access) dapat menerapkan dua sistem pelayanan sekaligus, yaitu pelayanan terbuka dan pelayanan tertutup. Perpustakaan yang menggunakan sistem pelayanan campuran biasanya memberikan pelayanan secara tertutup untuk pelayanan referensi, seperti koleksi referensi, skripsi dan tesis, laporan penelitian, sedangkan untuk koleksi lainnya menggunakan sistem pelayanan terbuka. Sistem pelayanan campuran ini biasanya diterapkan di perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan sekolah.

 

Jenis Layanan Perpustakaan
Kegiatan perpustakaan merupakan kegiatan layanan atau jasa, yang dapat dikelompokkan ke dalam 2 jenis layanan yaitu:

 

1. Layanan teknis

Layanan teknis adalah kegiatan back office perpustakaan yaitu kegiatan yang berhubungan dengan persiapan penyajian bahan pustaka pada pengunjung, seperti kegiatan pengadaan, pengolahan, pelestarian buku dan sastra.

2. Layanan pengguna / pengunjung perpustakaan

Layanan pengguna adalah kegiatan front office, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan jasa perpustakaan dan informasi. Sub unsur atau jenis pelayanan pengguna perpustakaan terdiri atas kegiatan:


a. Layanan sirkulasi (circulation services)
Pelayanan sirkulasi adalah pelayanan perpustakaan berupa pemberian pelayanan peminjaman dan pengembalian koleksi perpustakaan, seperti buku dan koleksi perpustakaan lainnya, dalam jumlah dan kurun waktu tertentu.

b. Layanan referensi / rujukan (reference services)
Pelayanan referensi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh pustakawan untuk melakukan kegiatan referensi  untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna perpustakaan baik secara langsung atau tidak langsung menggunakan media telepon ataupun internet, memberikan pengajaran kepada pengunjung perpustakaan dalam menyeleksi dan menemukan informasi, melakukan penelusuran terhadap buku dan sastra dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna layanan perpustakaan, mengarahkan ke buku dan literatur perpustakaan, membantu dalam mengevaluasi informasi, serta merujuk pengguna perpustakaan kepada sumber daya di luar perpustakaan.

c. Layanan Informasi dan pendidikan penggunaan perpustakaan

 

Layanan ini diperlukan karena tidak semua pengguna perpustakaan mengerti cara kerja dan peraturan perpustakaan yang baik berikut beberapa contoh informasi penggunaan perpustakaan

      • Pemberian informasi mengenai apa yang dikoleksi oleh perpustakaan dan jumlahnya berapa, apa saja layanan yang disediakan oleh perpustakaan dan bagaimana cara memperolehnya.
      • Keanggotaan perpustakaan seperti hak dan kewajiban anggota serta siapa yang boleh dan tidak boleh menjadi anggota perpustakaan
      • Peraturan dan tata tertib yang harus dipatuhi oleh pengguna perpustakaan seperti peraturan menjadi pengunjung perpustakaan
      • Teknik penelusuran informasi seperti bagaimana cara mencari buku pada menggunakan katalog perpustakaan

d. Layanan penyebarluasan informasi terbaru (current awareness services)
Tujuan penyelenggaraan layanan ini adalah untuk memberitahukan kepada pengguna apa saja informasi yang baru diterima oleh perpustakaan. Di perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khusus layanan ini dikenal juga dengan nama informasi kilat. Pustakawan menyediakan daftar informasi terbaru (termasuk daftar artikel dari jurnal ilmiah yang baru diterimanya), kemudian daftar ini dikirim ke pengguna yaitu dosen dan peneliti, dan juga ditempel di papan-papan pengumuman. Dengan menyebarkan daftar ini maka pengguna akan mengetahui artikel terbaru yang menjadi koleksi perpustakaan tanpa harus datang ke perpustakaan. 

e. Layanan e-resources
Pelayanan e-resources merupakan kegiatan pustakawan atau tenaga teknis perpustakaan untuk membimbing pengguna perpustakaan dalam memanfaatkan sumber informasi elektronik berupa  e-journal, e-book, dan e-maps. 

f. Layanan pinjam antar perpustakaan (inter library loan services)
Pelayanan pinjam antar perpustakaan merupakan pelayanan perpustakaan yang diberikan kepada pengguna perpustakaan berupa layanan pinjam antar perpustakaan yang telah tergabung dalam kerjasama. Pelayanan pinjam antar perpustakaan dibuat karena tidak ada perpustakaan yang mampu memenuhi semua kebutuhan informasi pengguna perpustakaannya, sehingga perlu bekerjasama dengan perpustakaan lain untuk saling berbagi sumber daya perpustakaan (resource sharing), terutama sumber daya koleksi baik tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional sesuai kebijakan dan kebutuhan perpustakaan.

g. Layanan anak
Layanan anak biasanya diselenggarakan oleh perpustakaan umum. Sesuai dengan tugas dan fungsi perpustakaan umum yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendayagunaan koleksi bahan pustaka untuk keperluan pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan, dan rekreasi, maka salah satu layanan yang diselenggarakan oleh perpustakaan umum adalah layanan anak atau juga dikenal dengan seksi anak-anak. Berbagai kegiatan disiapkan untuk kebutuhan anak-anak dari pemilihan bahan pustaka sampai kepada pelayannya disesuaikan untuk anak menurut usia dan selera anak-anak.
Jenis layanan anak-anak di perpustakaan umum meliputi:

      • Layanan membaca
        Selain meminjamkan bahan pustaka anak-anak, perpustakaan umum menyediakan layanan anak-anak Balita dan anak-anak sampai usia 4-5 tahun. Mereka diarahkan untuk mengembangkan imajinasi, meningkatkan minat baca dan gemar belajar serta rekreasi yang mendidik.
      • Bimbingan membaca
        Layanan ini diperlukan bagi anak-anak yang membutuhkan bacaan khusus namun sulit untuk mendapatkannya. Anak-anak diperkenalkan kepada buku secara bertahap yaitu dengan memberikan buku bergambar tanpa teks. Setelah mengenal huruf mereka diberi buku bergambar dengan teks sederhana dan mudah dibaca. Setelah lancar membaca maka mereka diberi buku dengan teks yang lebih banyak daripada gambar sampai kepada buku yang hanya terdiri dari teks saja. Untuk acara bimbingan membaca ini perlu dilakukan secara terencana dengan jadwal yang teratur sehingga tidak mengganggu jam pelajaran sekolah.
      • Layanan referensi anak
        Layanan kepada anak-anak perlu juga dilengkapi dengan layanan referensi. Anak-anak perlu diperkenalkan kepada buku-buku referensi sejak dini. Bahan referensi untuk anak-anak mencakup ensiklopedia, kamus, atlas dan lain-lain. Pustakawan yang bertugas di bagian referens anak-anak dapat memberi bimbingan bagaimana mencari informasi, cara menggunakan buku referens dan menjawab pertanyaan anak-anak.
      • Acara mendongeng
        Layanan mendongeng ini biasanya sangat digemari anak-anak terutama usia balita dan usia awal sekolah dasar,  waktu untuk melaksanakan acara mendongeng harus disesuaikan dengan waktu berkunjung anak ke perpustakaan, biasanya waktu libur. Jadwal acara mendongeng tersebut harus diumumkan di bagian pelayanan sehingga anak-anak tahu kapan mereka harus berkunjung apabila ingin mendengarkan dongeng tersebut.

h. Layanan kelompok pembaca khusus
Perpustakaan umum juga biasanya menyelenggarakan layanan khusus yang diberikan kepada masyarakat yang berada di lembaga pemasyarakatan, panti asuhan, panti jompo, penyandang cacat seperti tuna netra dan tuna rungu.

 

i. Layanan perpustakaan keliling
Layanan perpustakaan keliling merupakan layanan perluasan dari perpustakaan umum. Perpustakaan keliling ini dilakukan baik melalui kendaraan darat, laut dan sungai namun biasanya menggunakan bus atau truk dan sudah dilengkapi dengan komputer yang bisa akses ke internet. 

 

Daftar Perpustakaan online dan digilib

daftar perpustakaan online yang dapat digunakan untuk mencari e-book atau buku digital secara gratis 

 

  1. Google Scholar : https://scholar.google.com/
  2. Microsoft Academic : https://academic.microsoft.com/
  3. Perpustakaan Nasional Indonesia : https://ipusnas.id/ atau https://e-resources.perpusnas.go.id/
  4. Academia : https://www.academia.edu/
  5. Portal Garuda Indonesian Publication Index : https://garuda.ristekbrin.go.id/
  6. Wiley Online Library : https://onlinelibrary.wiley.com/
  7. Research Gate : https://www.researchgate.net/
  8. Science Direct : https://www.sciencedirect.com/
  9. Project Gutenberg : https://www.gutenberg.org/
  10. Open Library : https://openlibrary.org/
  11. OAPEN Library : https://www.oapen.org/content/
  12. Bibliomania : http://www.bibliomania.com/
  13. Library Genesis : http://www.libgen.is/
  14. Z-Library : https://z-lib.org/
  15. Digital Library of the IberoAmerican Heritage Stanford : https://library.stanford.edu/
  16. European Digital Library : https://www.europeana.eu/en/
  17. World Digital Library : https://www.wdl.org/en/
  18. Project Gutenberg : https://www.gutenberg.org/
  19. Free E-Books : https://www.free-ebooks.net/
  20. Public Domain : http://www.feedbooks.com/publicdomain
  21. Cambridge University : http://ebooks.cambridge.org/
  22. IET Digital Library : http://digital-library.theiet.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *