Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username:sekolahdemopijar@gmail.com
Password:sekolahdemo

GURU
Username:guru1@gmail.com
Password:gurudemo

SISWA
Username:30170521
Password:siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

7 Cara Mengembangkan Profesionalisme Guru

Profesionalisme guru

Pengembangan profesionalisme guru diperlukan agar guru dapat menerapkan sikap profesional baik di dalam maupun di luar kelas. Karena jika seorang guru dapat bersikap profesional, maka guru dapat meningkatkan hubungan dengan siswa, orang tua, dan pihak lain yang ada di dalam komunitas sekolah. Lalu bagaimana cara mengembangkan profesionalisme guru? Sebelumnya, simak definisi dan pentingnya profesionalisme guru. 

Apa Itu Profesionalisme Guru? 

Profesionalisme guru merupakan perilaku standar yang diharapkan bisa diterapkan oleh tenaga pengajar saat mereka bekerja sebagai guru. Pada dasarnya profesionalisme di dunia pendidikan mencakup berinteraksi dengan siswa, kolega, administrator, orang tua, dan anggota lainnya di dalam komunitas dengan cara yang pantas dan penuh hormat untuk mendorong lingkungan belajar yang sukses. 

Seorang guru mungkin memiliki standar perilaku yang sama di tempat kerja seperti profesional lainnya, misalnya dari cara berpakaian dan cara mereka berkomunikasi yang dianggap pantas. Tapi guru harus tetap memiliki ciri-ciri khusus yang membuktikan kemampuan seorang pendidik untuk bertindak dengan integritas di lembaga pendidikan. 

Kenapa Profesionalisme Guru Sangat Penting? 

Bertindak dengan integritas dan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain merupakan cara penting untuk berbagi dan menjaga karakter dan reputasi guru di sekolah. Guru yang mampu menunjukkan sikap profesional kemungkinan akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi. 

Sikap profesional guru juga dapat membantu mendapatkan rasa percaya dari orang tua, siswa, kolega, hingga administrator sekolah. Seorang guru yang dapat menunjukkan integritasnya di sekolah menandakan bahwa mereka mampu menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan dengan baik.  

Contoh Bentuk Profesionalisme Guru 

Profesionalisme guru merupakan perilaku yang harus dilakukan secara konsisten, sama seperti pekerjaan profesional lainnya. Hal ini mencakup mengetahui update mata pelajaran yang diajarkan dan mengajar siswa sesuai dengan siswa dan level mereka. Guru juga dapat bekerja sama dengan tenaga pendidik lain untuk merencanakan metode pengajaran yang baik. 

Profesionalisme dalam dunia pendidikan memadukan pertumbuhan seorang guru secara pribadi, kolaborasi, pengajaran dan cara berkomunikasi, serta menciptakan sikap unik lainnya yang relevan dengan dunia pendidikan. 

Cara Mengembangkan Profesionalisme Guru

Untuk mengembangkan profesionalisme guru dan meningkatkan karakter guru yang profesional, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Di antaranya adalah:

1. Belajar Menghargai Kerja Sama

Belajar bekerja sama secara efektif merupakan aspek penting dari karakter profesional seorang guru. Buatlah perencanaan pembelajaran yang terbuka terhadap berbagai ide baru dan masukan dari rekan kerja yang mungkin dapat meningkatkan pengalaman siswa di kelas. Bekerja sama dengan guru lain untuk mencapai tujuan bersama menunjukkan komitmen terhadap komunitas pendidikan agar lebih sukses. 

Penting bagi seorang guru untuk memahami cara berbagi dan menerima ide baru secara efektif, lalu mendelegasikan dan menyelesaikan bagian proyek dan menerima kritik yang membangun. Dengan cara tersebut, guru dapat bekerja sama untuk memperkuat sistem pendidikan. 

2. Gunakan Pakaian yang Pantas

Pemilihan pakaian yang tepat membantu guru untuk menjaga penampilan tetap profesional dan dapat meningkatkan rasa percaya diri seorang guru sebagai seorang tenaga pendidik. Banyak sekolah yang menerapkan aturan berpakaian kasual bisnis untuk guru, yang termasuk celana panjang, kemeja, dan rok selutut atau panjang. 

Pola dan warna yang dikenakan guru juga biasanya dipilih yang tidak terlalu ramai dan ngejreng. Beberapa sekolah bahkan memperbolehkan penggunaan celana jeans, selama modelnya rapi. Selama sesuai dengan aturan yang ditetapkan sekolah, maka seharusnya tidak akan menjadi masalah.  

3. Selalu Tepat Waktu

Guru diharapkan untuk tidak pernah telat dan harus tiba di sekolah sebelum bel berbunyi. Artinya, guru yang datang terlambat akan dianggap tidak profesional. Kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik sangat penting untuk profesionalisme guru. 

Kecuali terjadi peristiwa di luar kendali, maka sebaiknya selalu datang tepat waktu untuk memulai sekolah, rapat, hingga konferensi. Berikan teladan ketepatan waktu pada semua siswa untuk mendorong nilai profesional pada siswa. 

Salah satu cara untuk bisa selalu tepat waktu adalah dengan membuat rencana dan jadwal waktu kelas. Dengan begitu, guru dapat mempertahankan ketepatan yang efektif untuk mengisi pelajaran sekaligus mendorong siswa untuk mengikuti jadwal dengan baik. 

4. Pertahankan Sikap Positif

Profesionalisme guru melibatkan pengendalian diri, mencakup sikap yang ditunjukkan kepada siapa pun di tempat kerja. Sebisa mungkin, kurangi mengeluh dan bertanggung jawab atas setiap tindakan, bukannya menyalahkan orang lain. Dengan begitu, akan tercipta lingkungan yang lebih positif bagi siswa dan kolega. 

Cara berbicara dengan orang lain juga menunjukkan dan membangun sikap positif, terutama dapat meningkatkan suasana hati guru dan pihak yang diajak berkomunikasi. Tersenyum merupakan cara lain untuk menunjukkan sikap positif pada orang lain saat berkomunikasi. 

5. Memahami Kelebihan dan Kekurangan Diri Sendiri 

Memiliki pengetahuan akan kelebihan dan kekurangan diri sendiri membuktikan bahwa guru memiliki kesadaran profesional akan potensi diri. Akui kelebihan dan kelemahan untuk memberi kesempatan dalam mengembangkan diri dan memanfaatkan kemampuan diri yang paling kuat. 

Memahami kelebihan dan kekurangan juga akan sangat berpengaruh saat guru harus bekerja sama. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri, guru jadi lebih mampu berkomunikasi dengan siswa maupun koleganya, serta memberi peluang belajar yang lebih baik bagi siswanya. 

6. Manfaatkan Pengembangan Profesionalisme Profesional

Administrasi sekolah memang dapat memberikan pelatihan dan sumber daya, tapi tak ada salahnya mencari pengetahuan konten dari penyedia pengembangan profesionalisme guru yang profesional agar bisa lebih berkontribusi dengan baik di dunia pendidikan. 

Beberapa sumbernya antara lain adalah:

  • buku tentang pedagogi 
  • podcast bertema pendidikan
  • jurnal pengajaran profesional
  • modul pembelajaran online
  • blog tenaga pendidik
  • website tentang sumber daya pendidikan

7. Berkomunikasi dengan Jelas

Tugas seorang guru salah satunya adalah berkomunikasi dengan baik. Entah itu dengan siswa saat menyampaikan materi, dengan orang tua saat membahas perkembangan siswa, atau dengan administrator sekolah saat membahas aturan dan jadwal pendidikan. Semuanya membutuhkan cara berkomunikasi yang baik. 

Seorang guru harus dapat memilih kata-kata mereka dengan hati-hati untuk menyampaikan pesan dengan baik dan tetap menunjukkan rasa hormat. Pemilihan waktu juga harus diperhatikan agar komunikasi tetap berjalan dengan lancar. Pengembangan profesionalisme guru diperlukan untuk menjadi guru yang baik dan mengembangkan pendidikan di lembaga tempat guru bekerja. Usaha pengembangan profesionalisme guru tak hanya ditunjukkan dengan sikap, tapi juga menyediakan materi yang berbobot. Jangan lupa kunjungi Pijar Sekolah untuk menemukan materi pelajaran yang seru untuk disampaikan dan dipahami siswa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *