Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username : sekolahdemopijar@gmail.com
Password : sekolahdemo

GURU
Username : guru1@gmail.com
Password : gurudemo

SISWA
Username : 30170521
Password : siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Sistem Zonasi

Sistem zonasi

Sistem zonasi sekolah adalah suatu sistem yang digunakan oleh pemerintah dalam mengatur penempatan siswa ke sekolah yang terdekat dengan tempat tinggal mereka. Tujuan utama dari sistem zonasi atau yang juga dikenal dengan istilah zonasi sekolah adalah  memastikan akses yang adil dan merata bagi semua siswa ke lembaga pendidikan di wilayah tersebut.

Sistem zonasi pada dasarnya sudah tertulis dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 51 tahun 2018. Melansir dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sistem zonasi merupakan bentuk penyesuaian kebijakan dari sistem rayonisasi. Rayonisasi lebih memperhatikan pada capaian siswa di bidang akademik, sementara zonasi lebih menekankan pada jarak/radius antara rumah siswa dengan sekolah. Dengan demikian, siswa yang lebih dekat dengan sekolah lebih berhak mendapatkan layanan pendidikan dari sekolah itu.

Aturan yang Berlaku Dalam Sistem Zonasi

Dalam sistem zonasi sekolah, suatu wilayah atau daerah dibagi menjadi zona-zona berdasarkan kriteria tertentu, seperti jarak tempuh antara rumah siswa dan sekolah, kapasitas sekolah, atau batas geografis tertentu. Setiap zona akan ditetapkan untuk satu atau beberapa sekolah yang berada di dekatnya.

BACA JUGA: RPP Kurikulum Merdeka – Panduan Lengkap Menyusun RPP Merdeka

Ketika seorang siswa mendaftar ke sekolah, alamat tempat tinggalnya akan digunakan untuk menentukan zona sekolah yang berlaku baginya. Siswa tersebut akan memiliki prioritas untuk diterima di sekolah yang berada dalam zona tempat tinggalnya. Jika jumlah siswa melebihi kapasitas sekolah, maka biasanya akan dilakukan sistem penerimaan yang adil, seperti melalui sistem undian atau peringkat nilai tertinggi.

Kelebihan Sistem Zonasi

Pada dasarnya sistem zonasi sekolah memiliki beberapa kelebihan untuk siswa, seperti:

1.Mudahnya akses menuju sekolah

Tidak bisa dipungkiri salah satu manfaat dari sistem zonasi yang sayang untuk dilewatkan adalah siswa bisa dengan mudah sampai ke sekolah yang berada di lingkungan tempat tinggal. Hal ini tentunya akan sangat menghemat waktu dan biaya transportasi.

2. Tidak ada kelas yang kelebihan kapasitas

Sistem zonasi membantu menghindari terjadinya kelebihan kapasitas di beberapa sekolah dan kekurangan di sekolah lainnya. Hal ini secara tidak langsung juga akan membuat siswa/I bisa belajar dengan maksimal. Karena beberapa sekolah yang kelebihan kapasitas, membuat siswa/I harus tidak bisa belajar dengan kondusif.

3. Meningkatkan kemampuan sosialisasi

Meningkatkan kemampuan sosialisasi juga merupakan salah satu manfaat zonasi sekolah yang sayang dilewatkan. Karena dengan  zonasi sekolah secara tidak langsung harus bisa bersosialisasi dan akrab dengan teman-temannya yang berada dalam lingkungan tempat tinggal yang sama. Di masa depan, tingginya kemampuan sosialisasi bisa bermanfaat untuk memudahkan siswa memperluas pergaulan dan mendapatkan jenjang karier yang bagus ketika sudah sudah memasuki usia kerja.

Kekurangan Sistem Zonasi

Namun, di sisi lain sistem zonasi sekolah juga dapat memiliki beberapa kekurangan, seperti:

1. Terbatasnya pilihan sekolah

Siswa mungkin hanya memiliki pilihan terbatas dalam memilih sekolah, terutama jika sekolah yang berada di zona mereka tidak sesuai dengan preferensi atau kebutuhan mereka. Hal inilah yang kadang masih membuat zonasi sekolah menjadi pro kontra bagi orang tua murid maupun guru.

2. Siswa mungkin akan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya

Jika seorang siswa pindah tempat tinggal ke zona yang berbeda, maka dia mungkin harus menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan sekolah baru di zona tersebut. Hal ini kadang akan membuat siswa menjadi kesulitan untuk belajar dan beradaptasi di sekolah.

3. Kualitas pendidikan yang kurang merata

Meskipun tujuan zonasi sekolah adalah untuk memberikan akses yang merata, tetapi kualitas pendidikan antara sekolah yang berbeda dalam satu zona dapat bervariasi. Beberapa sekolah mungkin memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan sekolah lain. Hal ini juga bisa menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah agar bisa membuat kualitas Pendidikan di Indonesia secara merata baik.

Nah, itu tadi beberapa kelebihan dan kekurangan sistem zonasi. Pada dasarnya setiap wilayah dapat memiliki zonasi sekolah  yang berbeda-beda, tergantung pada kebijakan pendidikan yang diterapkan. Oleh karena itu, penting untuk memahami aturan dan prosedur yang berlaku di wilayah tempat tinggal kamu ketika menghadapi zonasi sekolah sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *