Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username : sekolahdemopijar@gmail.com
Password : sekolahdemo

GURU
Username : guru1@gmail.com
Password : gurudemo

SISWA
Username : 30170521
Password : siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

Tenang, Stres Saat Mengajar Bisa Diatasi dengan 6 Cara Ini

Stres saat mengajar memang sangat normal terjadi. Namun, jangan biarkan hal ini terjadi secara terus menerus ya. Karena jika dibiarkan stres saat mengajar bisa memicu beberapa dampak negatif, seperti membuat guru mudah sakit dan menurunkan produktivitas mengajar.

Selain itu, stres saat mengajar juga bisa menyebabkan guru tidak bisa menyampaikan materi pelajaran dengan baik kepada siswa, sehingga siswa tidak bisa memahami materi pelajaran dan akhirnya prestasi belajar siswa pun menurun. Oleh karena itu, ada baiknya guru melakukan tips cara mengatasi mengatasi stres saat mengajar berikut ini.

Cara Mengatasi Stres Saat Mengajar

Pada dasarnya, stres saat mengajar bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti mengalami konflik dengan rekan kerja, beban mengajar yang sangat berat, jenuh dengan pekerjaan, dan kurangnya tantangan saat mengajar. Namun, penyebabnya bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Apapun penyebabnya, stres saat mengajar bisa diatasi dengan beberapa cara di bawah ini: 

1.Temukan penyebab stres

Hal pertama yang perlu guru lakukan untuk mengatasi stres saat mengajar adalah mencari penyebab stres itu sendiri. Misalnya mengalami konflik dengan rekan kerja atau beban pekerjaan yang terlalu banyak.

Coba tuliskan semua penyebab stres di sebuah kertas dan tulis juga solusi sederhana yang bisa guru lakukan untuk mengatasi stres tersebut. Contohnya ketika guru memiliki konflik dengan rekan kerja, ada baiknya diskusi dengan rekan kerja tersebut untuk sama-sama menyelesaikan konflik.

Saat mencari penyebab stres, ada baiknya guru menulisnya di tempat yang setenang mungkin dan jauh dari lingkungan kerja. Bila perlu guru bisa menghabiskan waktu untuk menenangkan diri sendiri selama 1-2 jam untuk sekedar mencari penyebab stres. Pastikan juga bahwa pikiran guru tetap rileks dan tenang saat menuliskan semua penyebab stres.

2. Cerita dengan orang terdekat

Tidak semua masalah harus guru tanggung sendiri kok. Ada kalanya guru harus berbagi sedikit keluh kesah yang guru rasakan kepada orang terdekat yang guru percaya. Misalnya keluarga, sahabat, atau pasangan. Coba ceritakan semua hal yang membuat guru stres saat mengajar ke orang terdekat.

Seperti dilansir di laman P2PTM Kemkes tentang cara mengatasi stres dan mencapai jiwa yang sehat, membicarakan stres yang sedang dirasakan kepada orang yang dipercaya mampu membantu meringankan beban stres yang sedang terjadi.

Kadang saat bercerita, guru memang tidak selalu mendapatkan solusi. Tapi setidaknya beban dan stres yang sedang guru rasakan bisa sangat berkurang. Saat stres seseorang kadang hanya perlu didengar tanpa diberikan solusi. 

3. Berikan tugas kepada siswa

Guru ingin menghilangkan stres sekaligus meningkatkan produktivitas siswa? Kalau iya, yuk sesekali delegasikan sedikit pekerjaan pada siswa yang bisa dipercaya. Karena mendelegasikan pekerjaan kecil kepada siswa bisa bermanfaat untuk meningkatkan ilmu siswa dan membuat guru bisa memiliki waktu luang lebih banyak.

Nantinya, manfaatkan waktu luang tersebut untuk sekedar istirahat atau mengerjakan pekerjaan lain yang lebih mendesak. Beberapa pekerjaan yang bisa diberikan kepada siswa seperti membantu mengumpulkan tugas siswa yang lain atau menyiapkan alat praktikum.

4. Terapkan work life balance

Seorang guru juga wajib menerapkan work life balance, lho. Work-life balance adalah suatu istilah yang ditujukan untuk menggambarkan hubungan yang seimbang antara bekerja dan istirahat. 

Menerapkan work life balance untuk seorang guru telah terbukti bermanfaat untuk membuat pikiran lebih segar dan tubuh lebih berenergi, sehingga secara tidak langsung bisa bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Beberapa cara mudah yang bisa guru lakukan untuk menerapkan work life balance adalah dengan rajin olahraga, selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga, dan istirahat yang cukup. Kalau guru ingin tahu informasi detail tentang cara menerapkan work life balance, baca artikel ini ya 8 Cara Menerapkan Work Life Balance dengan Baik

5. Belajar hal baru

Untuk beberapa orang, salah satu cara paling ampuh mengatasi stres saat mengajar adalah dengan belajar baru, misalnya dengan mengikuti pelatihan online. Karena belajar hal baru bermanfaat untuk mengalihkan pikiran guru dari pekerjaan yang kadang bisa membuat stres.

Kalau guru ingin mendapatkan pelatihan berkualitas dengan harga terjangkau, yuk ikut pelatihan di Pijar Mahir. Menariknya, Pijar Mahir juga memiliki ratusan pelatihan dari berbagai bidang lho. Beberapa pelatihan di Pijar Mahir yang bisa menghibur dan menambah pengetahuan baru guru, yaitu Belajar Memasak Aneka Nasi Kotak untuk Menjadi Juru masak (Webinar), Belajar Dasar Menjahit bagi Seorang Pengusaha di Bidang Penjahitan, atau Belajar Hidroponik untuk Calon Petani Sayur (Luring) Kota Jakarta Barat.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk beli dan ikut pelatihan di Pijar Mahir sekarang juga. 

6. Ambil cuti

Cuti merupakan hak setiap orang yang bekerja, termasuk guru. Jadi, jika stres saat mengajar sudah sangat mengganggu guru, ada baiknya guru segera ambil cuti. Sebelum cuti minta pengertian pada atasan, untuk tidak menghubungi guru masalah kerjaan. Bila perlu selama cuti guru juga bisa menonaktifkan semua gadget yang biasanya digunakan untuk bekerja, seperti handphone dan laptop. Jangan lupa, untuk mendelegasikan pekerjaan kepada kolega yang bisa dipercaya selama waktu cuti ya. Hal ini membuat guru terhindar dari notifikasi pekerjaan.

Nah, itu tadi beberapa tips mengatasi rasa stres saat mengajar yang bisa guru terapkan. Pada dasarnya stres saat mengajar merupakan hal yang sangat normal terjadi. Jadi, jangan menyalahkan diri sendiri ya ketika guru mengalami stres.

Kalau guru ingin proses belajar mengajar terasa lebih mudah untuk dilakukan, yuk gunakan platform Pijar Sekolah. Pijar Sekolah adalah sebuah platform pembelajaran digital terpadu yang mendukung pihak sekolah dalam menciptakan pembelajaran digital yang seru dan menyenangkan. Pijar Sekolah memiliki ribuan konten digital yang menarik, mulai dari Buku Digital Interaktif, Buku Digital, Video Pembelajaran, hingga Laboratorium Maya yang bisa dimanfaatkan oleh semua siswa untuk mendukung mereka dalam belajar di sekolah.

Selain menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, Pijar Sekolah hadir untuk membantu pihak sekolah dalam melakukan pelaksanaan ujian. Melalui Pijar Sekolah, pihak sekolah dengan mudah melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Aplikasi (UBK), dan memudahkan para guru dalam membuat soal, melakukan penjadwalan ujian, mengawasi ujian, dan memeriksa hasil ujian.

Referensi

https://www.wgu.edu/heyteach/article/9-stress-management-strategies-every-teacher-needs-know1612.html
https://www.goguardian.com/blog/handling-teacher-stress
https://www.educationsupport.org.uk/resources/for-individuals/guides/how-to-handle-stress/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *