Email telah dikirim!

Untuk melanjutkan perubahan email silahkan cek email Anda untuk Verifikasi email baru Anda.

Email Baru telah diverifikasi.

Silahkan Login menggunakan Email Baru Anda.

landing page
Informasi Login Demo
ADMIN
Username : sekolahdemopijar@gmail.com
Password : sekolahdemo

GURU
Username : guru1@gmail.com
Password : gurudemo

SISWA
Username : 30170521
Password : siswademo

Terima kasih sudah melakukan permintaan demo,
silahkan klik tombol dibawah ini untuk memulai demo

MULAI SEKARANG

Unggah Berkas

Silahkan unggah berkas syarat dan ketentuan
berlangganan yang sudah ditandatangani disini

Format berkas: .doc, .docx, .pdf

Seret dan lepas berkas disini
Atau

Klik disini untuk memilih berkas
Menu Close

Rekomendasi Aplikasi E-Learning untuk Sekolah Terbaik

aplikasi e learning untuk sekolah

Sistem e-learning semakin populer karena fleksibilitasnya. Beberapa institusi pendidikan bahkan memberi ruang siswanya untuk mengatur jadwal sesuai dengan waktu yang dimiliki siswa. Meskipun untuk sekolah, e-learning tetap perlu diselenggarakan sesuai jadwal. Mau tahu apa saja aplikasi e-learning untuk sekolah yang bagus? Sebelumnya, simak dulu beberapa kelebihannya berikut ini.

Kelebihan e-Learning

Apa yang menarik dari e-learning? Tentunya sistem pembelajaran ini menawarkan berbagai kelebihan, baik untuk siswa maupun tenaga pengajar. Berikut ini beberapa kelebihannya:

1. Lebih Terjangkau

Metode e-learning membutuhkan siswa dan guru memiliki gadget dan koneksi internet yang baik. Lebih dari itu, siswa dan guru sebenarnya diuntungkan karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi maupun biaya ekstra untuk menyewa tempat tinggal di dekat sekolah. Selain itu, tidak ada biaya cetak untuk keperluan buku dan materi pelajaran lainnya. 

2. Fleksibilitas Tinggi

Metode e-learning juga lebih fleksibel karena siswa tidak harus datang langsung ke sekolah. Meski begitu, kedisiplinan tetap harus dijaga karena biasanya siswa diharuskan untuk absen atau log in di platform yang digunakan pada waktu tertentu.  

3. Mudah Membagikan Materi

Guru lebih mudah membagikan materi pelajaran maupun soal. Tak perlu lagi mencetak dan membagikan satu-persatu, karena sekarang materi cukup dibagikan via online. Siswa cukup mengunduhnya saja. Cara ini juga lebih cepat karena waktu tak terbuang saat membagikan, materi bahkan bisa dibagikan sebelum kelas dimulai atau sehari sebelumnya. 

4. Tetap Bisa Meningkatkan Skill Sosial

Siswa tetap bisa meningkatkan skill sosial meskipun belajar via online dan tak langsung bertatap muka. Kuncinya terletak pada guru yang harus menyiapkan modul mengajar yang interaktif. Buatlah materi yang interaktif dan membuka ruang untuk diskusi. Selain itu, sesekali buat kerja kelompok agar siswa bisa saling berinteraksi. 

5. Ramah Lingkungan

Metode e-learning juga lebih ramah lingkungan karena sudah hampir tidak menggunakan kertas lagi untuk buku, soal, dan lembar jawaban. Selain itu, sistem absensi juga tidak menggunakan kertas lagi karena biasanya sudah ada di aplikasi e-learning. 

Aplikasi e-Learning untuk Sekolah yang Terbaik

Ini dia beberapa aplikasi e-learning yang cocok untuk kegiatan belajar dan mengajar di sekolah:

1. Schoology

Aplikasi yang pertama ada Schoology, yang sudah dirilis sejak tahun 2007 oleh Jeremy Friedman, Ryan Hwang, dan Tim Trinidad saat mereka masih mengenyam pendidikan di Washington University in St. Louis. Schoology awalnya didesain hanya untuk berbagi catatan antar mahasiswa. Fiturnya pelan-pelan berkembang. 

Dengan menggunakan Schoology, siswa bisa melakukan kegiatan belajar mengajar layaknya di ruang kelas biasa. Ada folder untuk mengumpulkan tugas, PR, dan lain sebagainya. Selain itu, ada beragam fitur seperti absensi dan penilaian yang memudahkan tugas guru. Secara visual, tampilan antarmuka platform ini mirip dengan media sosial, jadi relatif mudah digunakan. 

2. Quipper

Platform e-learning yang kedua adalah Quipper yang didirikan di Londong, Inggris, tahun 2010 oleh Masayuki Watanabe dan Fumihiro Yamaguchi. Quipper menyajikan e-learning, coaching, tutoring, dan servis penilaian. Sudah digunakan di Jepang, Indonesia, Filipina, dan Meksiko, servis utama perusahaan ini adalah sistem manajemen pembelajaran secara online atau Learning Management System (LMS).

Menariknya, sistem LMS yang digunakan di Quipper bisa disesuaikan dengan negara masing-masing. Jadi konten pembelajaran yang digunakan oleh setiap negara berbeda-beda. Quipper menyediakan beragam fitur modern yang cocok digunakan oleh siswa, guru, administrator sekolah, hingga orang tua. 

Siswa bisa menggunakan fitur Quipper School dengan gratis. Sehingga pemberian materi, pengumpulan tugas, dan lain sebagainya bisa dilakukan dengan gratis. Hanya saja, jika ingin mengakses video dibutuhkan biaya langganan per tahun. 

3. Moodle

Berikutnya ada platform yang terhitung sudah cukup lama, karena dirilis pertama kali tanggal 20 Agustus 2002. Dikembangkan oleh Martin Dougiamas, Moodle merupakan software yang dirancang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang berbasis internet dan situs web. Prinsip yang digunakan adalah social constructionist pedagogy

Moodle sendiri merupakan singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment. Moodle menyediakan berbagai fitur mulai dari forum diskusi, chat, kuis online, dan masih banyak lagi. Untuk menggunakannya, tersedia paket langganan dengan tarif beragam. 

4. Ujione 

Ujione merupakan platform e-learning yang dapat membantu kegiatan belajar mengajar bagi siswa maupun pihak sekolah. Sesuai namanya, Ujione fokus membantu proses ujian sekolah agar bisa diselenggarakan secara online. Platform ini bisa diakses melalui aplikasi maupun situs web. Di sini, siswa dapat mengecek jadwal aktivitas, nilai, tanggapan guru, dan leaderboard di dasbor setiap akun. 

Jika ada tugas baru, siswa bisa dengan mudah mengecek dan mengerjakannya. Selain itu, ada waktu mengumpulkan yang disepakati oleh siswa dan guru. Setelah mengerjakan ujian, sistem penilaian bisa langsung dilakukan dan tak butuh waktu lama untuk siswa bisa mengecek nilai mereka. Ada pula fitur leaderboard, di mana siswa bisa mengecek peringkat masing-masing berdasarkan nilai ujian dan tugas.

5. Google Classroom

Dirilis tanggal 12 Agustus 2014, Google Classroom merupakan layanan web gratis yang dikembangkan oleh Google. Sesuai namanya, Google Classroom memang ditujukan untuk institusi pendidikan agar bisa menyederhanakan proses membuat soal dan tugas, membagikannya, mengumpulkannya, hingga menilainya. Tujuan utama Google Classroom adalah menyederhanakan proses berbagi dokumen antara tenaga pengajar dan siswa. 

Platform yang kompatibel dengan sistem operasi Android, iOS, dan iPadOS ini menggunakan Google Applications for Education untuk memudahkan komunikasi antara guru dan murid. Guru dapat mengundang para murid untuk masuk ke kelas dengan menggunakan kode yang hanya dibagikan secara privat. Setiap kelas akan membuat folder terpisah dengan menggunakan Google Drive untuk mengumpulkan tugas dan berbagi materi. 

6. Pijar Sekolah

Merupakan platform pembelajaran digital yang terpadu, Pijar Sekolah menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu pihak sekolah untuk menghadirkan pembelajaran digital yang menyenangkan. Di sini, siswa dapat mengakses ribuan konten menarik. Ada Video Pembelajaran, Buku Digital, dan Laboratorium Maya yang bisa dimanfaatkan setelah menjadi anggota. 

Di Pijar Sekolah juga tersedia ujian yang berbasis aplikasi, sehingga lebih efektif. Ujian bisa dilakukan via online dari mana pun, sehingga lebih efektif. Siswa dapat lebih fokus pada ujian yang dihadapi, serta menghemat waktu dan biaya. Bukan hanya berfungsi sebagai aplikasi e learning untuk sekolah, Pijar Sekolah juga menyediakan fitur Sistem Informasi Manajemen Sekolah. Otomatis platform ini bisa dijadikan CMS sistem informasi sekolah. CMS adalah Content management System di mana pengguna bisa membuat dan mengatur konten sendiri sesuai kebutuhan. Langsung saja kunjungi situsnya untuk mengetahui semua konten Pijar Sekolah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *